ANAKKU MIRIP SEKALI DENGAN IBUKU
Munawaroh setelah kupersunting dan saat hangat-ngangatnya ‘menterjema’ahkan’ tanda cinta, sebelum oleh dokter istiku dinyatakan positif mengandung, istriku bercerita dalam mimpinya bertemu ibuku dan diberi sandal hanya sebelah kanan.
Apa arti mimpi, saat itu aku belum memngerti, aku anggab itu adalah bunga tidur karena tiap malam istriku selalu menunaikan kewajibannya sebagai istri terhadap suami.
Setelah melahirkan dan melihat kalau Azizah (Ayis) mirip sekali dengan ibuku yang dikatakan para tetangga seusia ibuku dan kenal masa kecilnya ibuku. Istriku pun sampai saat ini heran kalau tingkah polahnya Ayis mirip sekali dengan ibuku.
Kebiasaan ibu dahulu selalu mencicipi bumbu untuk membuat sayur dan mencicipi sayur yang baru masak ditaruh di lepek (alas gelas/cangkir), saat ini juga dilakukan oleh Ayis. Akupun merasa kalau Ayis sangat mirip saat ibuku masih anak-anak seusia Ayis.
Rasa penasaranku, akhirnya kutuangkan dengan menyatukan foto ibuku dan Ayis yang saat di foto usianya tak terpaut jauh.
Kalau diperhatikan foto yang beda generasi, dua sosok yang ada didalam foto adalah saudara kembar. (sengaja foto Aziizah) aku buat hitam putih menyesuaikan foto ibuku yang ketika itu belum ada foto berwarna).
Foto yang kupajang dilayar monitor tempat aku bekerja, kawan-kawanku semula mengira itu adalah foto Azizah dan saudarabya, setelah aku jelaskan baru mengangguk-angguk dan memahami serta berkata bahwa pada jaman itu sangat jarang orang foto.
Tentang kemiripan foto Azizah dengan neneknya, diungkap juga oleh Yulianik asal Malang yang menjadi TKW di Hongkong. Yuli mengatakan membuka situs pribadiku dari Hongkong dan melihat foto Azizah dan Ibuku dikatakan sangat mirip sekali.
Sementara itu, kalau aku perhatikan anakku dengan seksama, dari bentuk jari jemari tangn dan kali serta alis maupun bibir dan hidung juga ada kemiripan denganku. Warna kulit anakku juga persis dengan warna kulit ibuku.
Apa arti mimpi, saat itu aku belum memngerti, aku anggab itu adalah bunga tidur karena tiap malam istriku selalu menunaikan kewajibannya sebagai istri terhadap suami.
Setelah melahirkan dan melihat kalau Azizah (Ayis) mirip sekali dengan ibuku yang dikatakan para tetangga seusia ibuku dan kenal masa kecilnya ibuku. Istriku pun sampai saat ini heran kalau tingkah polahnya Ayis mirip sekali dengan ibuku.
Kebiasaan ibu dahulu selalu mencicipi bumbu untuk membuat sayur dan mencicipi sayur yang baru masak ditaruh di lepek (alas gelas/cangkir), saat ini juga dilakukan oleh Ayis. Akupun merasa kalau Ayis sangat mirip saat ibuku masih anak-anak seusia Ayis.
Rasa penasaranku, akhirnya kutuangkan dengan menyatukan foto ibuku dan Ayis yang saat di foto usianya tak terpaut jauh.
Kalau diperhatikan foto yang beda generasi, dua sosok yang ada didalam foto adalah saudara kembar. (sengaja foto Aziizah) aku buat hitam putih menyesuaikan foto ibuku yang ketika itu belum ada foto berwarna).
Foto yang kupajang dilayar monitor tempat aku bekerja, kawan-kawanku semula mengira itu adalah foto Azizah dan saudarabya, setelah aku jelaskan baru mengangguk-angguk dan memahami serta berkata bahwa pada jaman itu sangat jarang orang foto.
Tentang kemiripan foto Azizah dengan neneknya, diungkap juga oleh Yulianik asal Malang yang menjadi TKW di Hongkong. Yuli mengatakan membuka situs pribadiku dari Hongkong dan melihat foto Azizah dan Ibuku dikatakan sangat mirip sekali.
Sementara itu, kalau aku perhatikan anakku dengan seksama, dari bentuk jari jemari tangn dan kali serta alis maupun bibir dan hidung juga ada kemiripan denganku. Warna kulit anakku juga persis dengan warna kulit ibuku.